logo

PERBAIKAN MORAL SISWA MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA DAN PENDIDIKAN PPKn

Penulis

  • Syahrizal rizal

    Universitas Syedza Saintika
    Penulis
  • Asril Asril

    Universitas PGRI Sumatera Barat
    Penulis

Kata Kunci:

Moral-Siswa, Pendidikan-Agama, PPKn, Karakter, Nilai-nilai-Sosial

Abstrak

Artikel ini membahas peran strategis pembelajaran pendidikan agama dan pendidikan pancasila dan kewarganegaraan (PPKn) dalam memperbaiki moral siswa di tengah tantangan sosial dan kemajuan teknologi yang semakin kompleks. Melalui pendekatan nilai-nilai spiritual dan kebangsaan, kedua mata pelajaran ini berfungsi sebagai instrumen pembentukan karakter yang menanamkan sikap religius, toleran, disiplin, dan bertanggung jawab. Pembelajaran agama mendorong internalisasi nilai-nilai keimanan dan akhlak, sementara PPKn menanamkan kesadaran akan norma sosial dan etika kewarganegaraan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat sangat menentukan keberhasilan pendidikan moral. Ketika nilai-nilai yang diajarkan di kelas diperkuat melalui kebiasaan positif di lingkungan siswa, maka proses pembentukan moral akan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Artikel ini merekomendasikan perlunya pendekatan holistik dalam pendidikan karakter, dengan melibatkan seluruh ekosistem pendidikan secara aktif dan konsisten.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Syahrial, S., Asrial, A., Kurniawan, D. A., Nugroho, P., Septiasari, R., Pratama, R. A., ... (2019). Increased Behavior of Students’ Attitudes to Cultural Values Using The Inquiry Learning Model Assisted Ethno Constructivism. Journal of Educational Science And Technology, 5(2), 166–175.

Hidayat, T., & Syahidin, S. (2019). Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Melalui Model Contextual Teaching And Learning Dalam Meningkatkan Taraf Berpikir Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 16 (2), 115–136.

Syahrial, S., Asrial, A., Septiasari, R., Kurniawan, D. A., Nugroho, P., Pratama, R. A., & Cahyani, R. (2020). Internalization of religious values in learning activities through ethno-pedagogical approaches. Journal of Educational Science and Technology, 6 (1), 45–52.

Afif, N., Mukhtarom, A., Qowim, A. N., & Fauziah, E. (2024). Pendidikan Karakter dalam Era Digital: Pengintegrasian Nilai-Nilai Moral dalam Kurikulum Berbasis Teknologi. Tadarus Tarbawy: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan, 4(1), 1–15.

Casika, A., Lidia, A., & Asbari, M. (2023). Pendidikan karakter dan dekadensi moral kaum milenial. Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan, 1(1), 1–15.

McLeod, S. (2024). Piaget’s theory of moral development. Simply Psychology. Retrieved from https://www.simplypsychology.org/piaget-moral.html

Kohlberg, L. (1969). Stage and sequence: The cognitive-developmental approach to socialization. In D. A. Goslin (Ed.), Handbook of socialization theory and research (pp. 347–480). Chicago: Rand McNally.

Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. New York: Bantam Books.

Sunoto, & Kartini. (2012). Intensifikasi pelaksanaan pendidikan moral Pancasila di sekolah dasar pada Kabupaten Sleman Yogyakarta. Jurnal Ilmiah Didaktika, 12(2), 338–347.

Day, J. M. (2017). Religion and human development in adulthood: Well-being, prosocial behavior, and religious and spiritual development. Behavioral Development Bulletin, 22(2), 298–313. https://doi.org/10.1037/bdb0000031

Pastwa-Wojciechowska, B., Grzegorzewska, I., & Wojciechowska, M. (2021). The role of religious values and beliefs in shaping mental health and disorders. Religions, 12(10), 840. https://doi.org/10.3390/rel12100840

Supriyatno, T. (2025). Nafsu dan ambisi: Menyalakan Semangat Hidup, Menjaga Keseimbangan Jiwa. Majelis Tabligh Muhammadiyah. Retrieved from https://majelistabligh.id/nafsu-dan-ambisi-menyalakan-semangat-hidup-menjaga-keseimbangan-jiwa

NU Jabar. (2025, August 11). Tiga Jenis Nafsu Manusia, Salah Satunya Diridhai Allah SWT. Retrieved from NU Jabar – Tiga Jenis Nafsu

Daradjat, Z. (1995). Pendidikan Islam dalam Keluarga dan Sekolah (Cet. ke-2). Jakarta: YPI Ruhama.

Colby, A., & Damon, W. (1992). Some Do Care: Contemporary Lives of Moral Commitment. New York: Free Press.

Walker, L. J., & Pitts, R. C. (1995). Moral stages and moral orientations in real-life and hypothetical dilemmas. Child Development, 66(3), 518–533.

Octaviani, F., Muksin, U., & Marlina, E. (2022). Peran Orang Tua dalam Menanamkan Nilai-Nilai Keagamaan pada Anak. Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam, 9(1), 19–38

Dwiyani, A., & Sari, E. S. (2021). Pembentukan Sikap Toleransi Siswa Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Berbasis Multikultural di SMAN 2 Mataram. Darajat: Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 1–15.

Masriah, S., Nurlaeli, A., & Akil. (2023). Peran Keluarga dalam Pembentukan Nilai-Nilai Agama pada Anak Usia Dini. Ansiru: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 4(2), 45–60.

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-22

Terbitan

Bagian

Articles